TIPS CERDAS MEMILIH PRAKTIK HIJAMAH

Berhati-hatilah memilih tempat praktek hijamah, karena akan berakibat fata jika anda berhijamah pada orang yang mal praktek dan tidak steril.

Beberapa Macam Gangguan Sistem Pencernaan

Gastritis, Artinya adalah peradangan mukosa lambung. Gangguan ini umum terjadi, terutama pada orang yang berusia lanjut. Gastritis jarang menyebabkan gejala – gejala yang serius.

Khasiat Tanaman Andong Untuk Menghentikan Perdarahan (hemostatic)

Tanaman Andong adalah tanaman yang termasuk kategori suku bawang-bawangan, biasa ditanam sebagai tanaman hias di halaman rumah atau disebuah taman.

Makanan Penambah Trombosit dan Makanan untuk Menaikkan Trombosit

Pengertian Trombosit adalah merupakan bagian darah yang berperan dalam proses pembekuan darah, bentuk trombosit tidak beraturan, tidak memiliki inti sel , serta berukuran kecil

Titik Hijamah,Obat , Penyebab, Gejala serta Pantangan untuk Asam urate

Asam Urat sekarang ini telah menjadi sebuah penyakit yang sering kali di alami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas.

Tampilkan postingan dengan label thibbunnabawi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thibbunnabawi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Maret 2018

DEFINISI AL HIJAMAH (BEKAM)

     Kata al-hijamah berasal dari Bahasa Arab  الحجامة dari akar kata:
حجم يحجم حجما
yang berarti mencegah, menyedot, memalingkan, memagut, mematuk, menjauhkan. Ketik: kata ini digunakan dalam konteks pengobatan sebagaimana yang sudah dikenal, maka artinya adalah امتصاص الدم بالمحجم  atau menyedot darah dengan alat bekam. Pelakunya disebut  الحاجم اوالحجام  (al-hajim / alhajjam). Maka kata al-hijamah dapat diartikan حرفةالحجام
atau pekerjaan orang yang berpraktik bekam (Al-Mu'jamu-Wasith).

Dalam bahasa Inggris disebut dengan “Blood Cupping”. Dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah “Bekam”. Di Indonesia kita kenal dengan istilah Kop atau Cantuk.

Bekam merupakan suatu teknik pengobatan Sunnah Rasulullah SAW yang telah lama dipraktekkan oleh manusia sejak zaman dahulu kala, kini pengobatan ini dimodemkan dan mengikuti kaidah -kaidah ilmiah, dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif sera tanpa efek samping.

Teknik pengobatan bekam adalah suatu proses membuang darah statis (toksin-racun) yang berbahaya dari dalam tubuh, melalui permukaan kulit. Toksin adalah endapan racun / zat kimia yang tidak dapat diuraikan oleh tubuh kita.Toksin ini berada pada hampir setiap orang karena berasal dari pencemaran udara, maupun dari makanan yang mengandung zat pewarna, zat pengembang, penyedap rasa, pemanis, pestisida sayuran dll.

Definisi bekam menurut Ibnul-Qayyim Al-Jauziyyah :
الحجا مة تستخرجالدم من نواحي الجلد

”Hijamah adalah pengeluaran darah dari permukaan kulit perifer”(Zadul Ma ’ad, 4/53).

Dalam Abjadul- ulum disebutkan definisi ilmu hijamah sebagai berikut :

علم يتعرف به احوال الحجامة وكيفة مصها وشرطها بالمحجمة وانها في اي موضع من البدن نافعة وفي اي موضع مضرة

Ilmu untuk mengetahui seluk beluk hijamah dan cara penyedotan dan penyayatannya dengan alat hijamah, bahwa jika hijamah itu dilakukan dibagian tertentu dari tubuh, dapat bermanfaat, dan jika di letakkan dibagian tubuh yang lain dapat berbahaya. "
( abjadul Ulum, 2/219)

( Buku panduan pengajaran BEKAM PBI)

Kamis, 08 Maret 2018

*Hadits-Hadits Shahih, Lemah, dan Palsu Tentang Waktu Hijamah/Bekam*

Anda pernah kebingungan saat menentukan waktu-waktu bekam yang tepat? Dan kebingungan pula menentukan waktu-waktu bekam yang terlarang? Coba simak tulisan berikut ini dengan baik….

 
*Hadits Lemah Dan Palsu Tentang Waktu-Waktu Berbekam Dalam Sepekan*

1.       الحجامة يوم الأحد شفاء

Berbekam pada hari Ahad adalah kesembuhan.

[Dhaif Jiddan/Lemah sekali. Lihat: Dhaiful Jâmi’ nomor: 2759]

2.      الحجامة يوم الثلاثاء لسبع عشرة من الشهر،دواء لداء سنة

Berbekam pada hari Selasa pada tanggal 17 dalam bulan apa saja adalah obat untuk penyakit dalam setahun.

[Maudhû’/Palsu. Lihat: Dhaiful Jâmi’ nomor: 2759]

 3.      من احتجم يوم الأربعاء، أو يوم السبت،فرأى في جسده وضحاً،فلا يلومنَّ إلاَّ نفسه

Barangsiapa yang berbekam pada hari Rabu atau hari Sabtu lalu ia menyaksikan Wadhah (lepra) di tubuhnya, maka ia tidak boleh menyalahkan melainkan dirinya sendiri.

[Dhaif/Lemah. Lihat: Silsilah Adh-Dha’îfah nomor: 1408, 1524, dan 1672]
 

 4.      من احتجم يوم الخميس،فمرض فيه،مات فيه

Barangsiapa yang berbekam pada hari Kamis, lalu ia jatuh sakit pada saat itu, (maka) ia akan mati pada hari itu juga.

[Munkar Jiddân/Munkar Sekali. Lihat: Silsilah Adh-Dha’îfah nomor: 1409

5.      عن أبي بكرة-رضي الله عنه-أنه كان ينهى أهله عن الحجامة يوم الثلاثاء،ويزعم عن رسول الله صلى الله عليه سلم أنَّ يـوم الثلاثاء يوم الدم،وفيه ساعـة لا يرقأ فيه الدم.

Dari Abu Bakrah Radhiyallahu ‘anhu bahwa ia melarang keluarganya berbekam pada hari Selasa dan ia menyangka dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bahwa hari Selasa itu adalah hari darah. Ada satu waktu pada hari itu darah tidak berhenti mengalir.

[Dhaif/Lemah. Lihat: Dha’îf At-Targhîb 2/379]

 

6.      إنَّ في الجمعة ساعة لا يحتجم فيها محتجم إلاَّ عرض له داء لا يشفى منه

Sesungguhnya pada hari Jum’at itu ada satu sa’at dimana tidaklah seseorang berbekam di dalamnya kecuali ia akan tertimpa satu penyakit yang ia tidak akan sembuh darinya.

[Dhaif/Lemah. Lihat Silsilah Adh-Dha’îfah nomor: 1411]

 

7.      إنَّ في الجمعة لساعة لا يحتجم فيها أحد إلاَّ مات

Sesungguhnya pada hari Jum’at itu ada satu sa’at dimana tidaklah seseorang berbekam di dalamnya kecuali ia akan mati.

[Maudhû’/Palsu. Lihat As-Silsilah nomor: 1412]

 

Hadits-hadits diatas; baik seluruhnya maupun sebagiannya, telah dihukumi ketidak validannya oleh sekelompok Huffazh. Imam An-Nawawi –rahimahullahu ta’ala- dalam Al-Majmû’ Syarh Al-Muhazzab (9/58) berkata, “Kesimpulannya, tidak ada satu (hadits) pun yang valid mengenai larangan berbekam pada hari tertentu, wallâhu subhânahu wa ta’ala a’lam.” Ungkapan senada tidak hanya muncul dari satu dua ulama namun banyak ulama. Ungkapan-ungkapan tersebut dapat ditemui dalam kitab-kitab kumpulan hadits-hadits lemah dan palsu.[1]

 

*Hadits-Hadit Shahih Terkait Dengan Hari-Hari Dalam Sepekan:*

عن نافع،أنَّ ابن عمر-رضي الله عنهما-قال له:يا نافع تبيغ بي الدم فالتمس لي حجاماً،واجعله رفيقاً إن استطعت،ولا تجعله شيخاً كبيراً،ولا صبياً صغيراً،فإني سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول:(( الحجامةُ على الريق أمثلُ،وفيها شفاء وبركة،وتزيد في العقل والحفظ ، واحتجموا على بركة الله يوم الخميس،واجتنبوا الحجامة يوم الأربعاء والجمعة والسبت والأحد تحريَّاً،واحتجموا يوم الاثنين والثلاثاء؛فإنه اليوم الذي عافى الله فيه أيوب،وضربه بالبلاء يوم الأربعاء،فإنه لا يبدو جُذامٌ ولا بَرَصٌ إلاَّ يوم الأربعاء،وليلة الأربعاء )) . رواه ابن ماجة في السنن ، وغيره .

Dari Nâfi’, bahwa Ibnu ‘Umar –radhiyallahu ‘anhuma- pernah berkata kepadanya, “Wahai Nafi’ darahku telah membuih, carikanlah untukku tukang bekam dan upayakan orang yang lembut jika engkau sanggup, jangan orang tua dan jangan pula anak-anak, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Berbekam dilakukan sebelum makan pagi (perut kosong) adalah yang paling ideal,padanya mengandung kesembuhan dan barakah,  menambah kecerdasan otak dan menambah ketajaman menghafal. Oleh karena itu berbekamlah  pada hari Kamis atas berkah (nama) Allah. Hindarilah berbekam pada hari Rabu,  Jum’at,  Sabtu dan Ahad. Berbekamlah pada hari Senin dan Selasa. Karena itu adalah hari dimana Allah menyembuhkan Nabi Ayyub, dan menimpakannya bala’ pada hari Rabu. Tidaklah timbul penyakit kusta dan lepra, kecuali pada hari Rabu dan malam hari Rabu.” HR. Ibnu Mâjah dalam Sunannya dan lainnya.

[Imam Al-Albâni –rahimahullah- meng-hasankannya berdasarkan dengan kumpulan jalur-jalurnya di dalam Silsilah Ash-Shahihah nomor: 766 dan didalam kitab Shahih At-Targhîb 3/354. Beliau berkata, “Hasan lighairihi.]

*Hadits-Hadits Lemah Dan Palsu Terkait Dengan Hari-Hari Dalam Sebulan*

 1.       احتجموا لخمس عشرة،أو لسبع عشرة،أو لتسع عشرة،أو إحدى وعشرين،لا يتبيغ بكم الدم فيقتلكم

“Berbekamlah pada tanggal 15 atau 17 atau 21 dan jangan sampai darah membuih padamu, sehingga akan membunuhmu.”

[Dha’îf/Lemah. Lihat Silsilah Adh-Dha’îfah nomor: 1863].

*Peringatan:*

Telah shahih hadits dari fi’il (perbuatan) Nabi shallallahu alaihi wa sallam  tanpa adanya tambahan sabda, “Jangan sampai darah membuih.” Dan shahih pula sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam yang semisal dengan hadits diatas namun tanpa tambahan, “darah membuih.” Dan tidak ada satu pun yang valid dari sekian hadits-hadits yang ada dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan penggunaan “15” Adapun lafazh, “darah membuih” maka hal itu valid dari beliau shallallahu alaihi wa sallam dengan lafazh, “Apabila darah salah seorang diantara kalian bergolak maka berbekamlah, karena sesungguhnya darah itu jika sampai membuih pada seseorang maka akan membunuhnya” Telah berlalu penyebutannya, dan akan datang ulasannya pada tempatnya nanti-insya Allah-

 
2.      من أراد الحجامة فليتحر سبع عشرة،أو تسع عشرة،أو إحدى وعشرين،ولا يتبيغ بأحدكم الدم فيقتله.

“Barangsiapa yang hendak berbekam maka ia memilih hari yang ke 17, atau 19, atau 21, dan jangan sampai darah membuih pada salah seorang dari kamu, sehingga akan membunuhnya.”

[Dha’îf Jiddan. Lihat As-Silsilatu Adh-Dha’îfah nomor 1864].
 

3.      الحجامة يوم الثلاثاء لسبعَ عشرةَ مَضَتْ من الشهرِ دواء السَّنَة

“Berbekam pada hari selasa tanggal 17 dari bulan apa saja  adalah obat untuk penyakit setahun.”

[Maudhû’/Palsu. Diriwayatkan dari hadits Ma’qil bin Yasâr –radhiyallahu anhu- dan diriwayatkan yang semisalnya  dari hadits Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anu- dan juga tidak shahih. Lihat As-silsilahAdh-Dha’îfah nomor 1799 dan Dha’îf At-Targhib 3/379].

 

*Hadits-Hadits Shahih Terkait Dengan Hari-Hari Dalam Sebulan*

1.          إنَّ خيرَ ما تحتجمون فيه يوم سبع عشرة،ويوم تسع عشرة،ويوم إحدى وعشـرين

“Sesungguhnya sebaik-baik waktu kalian berbekam adalah tanggal 17, 19, dan 21.”

[Hadits: Shahih Lighairihi. Lihat Shahih At-Targhib: 3/352]

 

2.         كان رسول الله صلى الله عليه و سلم يحتجم في الأخدعين والكاهل،وكان يحتجمُ لسبع عشرة ،وتسع عشرة،وإحدى وعشرين

“Adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam biasa berbekam di bagian urat merih (jugular vein) dan punggung bagian atas, beliau biasa  berbekam pada tanggal 17, 19 dan 21.”

[Hadits: Hasan. Lihat As-Silsilatush Shahihah nomor: 908 dan Shahih At-Targhib: 3/353]

 
3.         من احتجم لسبع عشرة،وتسع عشرة،وإحدى وعشرين كان شفـاءً من كلِّ داءٍ

“Barangsiapa yang berbekam pada tanggal 17, 19, dan 21 maka itu adalah kesembuhan dari segala macam penyakit.”

[Hadits: Hasan. Lihat Shahih At-Targhib: 3/353]
 

Pasal:

Batasan aktivitas bekam jika dikaitkan dengan hari dalam sepekan atau dalam sebulan, tidak lain adalah ketika tidak adanya hajat untuk berbekam. Lantaran berbekam itu sendiri terbagi menjadi dua bagian:

 

Pertama: Bekam yang bersifat dharûri (darurat)

Kedua: Bekam yang bersifat ikhtiyâri (pilihan)

Adapun bekam yang bersifat ikhtiyâri, maka yang lebih utama jika dilakukan sesuai dengan hari-hari yang telah disebutkan pada hadits-hadits diatas. Sedang bekam yang bersifat dharûri dilakukan kapan saja disaat hal itu dibutuhkan. Ibnul Qayyîm rahimahullahu berkata dalam Ath-Thibbun Nabawi (hal 45-46), “Hadits-hadits ini sesuai dengan apa yang telah disepakati oleh para dokter bahwa berbekam pada pekan kedua dan pekan ketiga (pertengahan bulan) adalah lebih bermanfaat lebih bermanfaat daripada pekan pertama dan pekan terakhirnya. Namun jika  bekam dilakukan pada waktu yang diperlukan, maka bekam tersebut bermamfaat disetiap waktu kapanpun: dari awal bulan dan akhirnya.”

Al-Khallâl berkata, “Telah mengabarkan kepadaku ‘Ishmah bin ‘Âshim, ia berkata, “Telah menceritakan kepada kami Hanbal, ia berkata, “Adalah  Abu ‘Abdillah Ahmad bin Hanbal berbekam pada waktu kapan saja saat darah bergejolak dan pada saat kapan saja…hingga pada perkataan Ibnul Qayyîm, “Memilih waktu-waktu (utama) tersebut untuk berbekam berlaku jika dilakukan  atas dasar kehati-hatian (menghindar dari gangguan dan menjaga kesehatan). Adapun untuk mengobati penyakit; maka kapan saja seseorang membutuhkannya maka ia mempergunakannya.” Muwaffaqud-Din Al-Baghdâdi –rahimahullahu ta’ala- berkata dalam Ath-Tibbu minal Kitab wa As-Sunnah (hal.47), “Larangan ini- yaitu di hari-hari dimana berbekam dilarang padanya-  berlaku jika dilakukan dalam keadaan sehat adapun pada waktu sakit dan pada waktu dharurat maka ia boleh berbekam baik pada tanggal 17 atau 20.”[2]   

 
Diterjemahkan oleh Abu Halbas Muhammad Ayyub  dari website: Fursân As-Sunnah

Rabi’ul Akhîr 1433 H.

[1] Lihat –juga- kitab: At-Tamhid karya Ibnu Abdil Bar (24/350), Fathul Bâri (10/149), ‘Aunul Ma’bûd (10/241), Tuhfatul Ahwadzi (6/174-175), Nailul Authâr (9/98), Al-Inshâf karya Al-Mardhwai (1/82), Kifâyatut Thâlib karya Al-Hasan Al-Mâliky (2/641) Sifrus Sa’âdah karya Fairûz Âbadi (264) dan dalam At-Tahdits Bimâ Qîla La Yashihhu fihi Hadits karya Al-Allâmah Bakr Abu Zaid (334).

Faidah:

Imam Ahmad bin Hanbal –rahimahullah- memakruhkan berbekam pada hari Sabtu dan Rabu, dan berkata, “Telah sampai berita kepadaku tentang seseorang yang berkapur dan berbekam, yakni hari rabu, lalu ia tertimpa penyakit lepra.” Aku lalu berkata kepadanya, “Seakan-akan ia mengentengkan hadits tentang itu (bekam hari Rabu).” Beliau menjawab, “Iya.”

Ibnu Muflih dalam Al-Furû’ yang merupakan kitab mazhab Al-Hanbali- rahimahullahu ta’ala (1/109), Al-Mardâwi dalam Al-Inshâf (1/127) dan Al-Bahuti dalam Kasysyâf Al-Qinâ’ (1/82): (Imam Ahmad memakruhkan berbekam pada hari Sabtu dan Rabu. Ungkapan ini dinukil oleh Harb dan Abu Thâlib. Dan juga dinukil darinya bahwa ia bimbang pada hari Jumat, dan padanya khabar mutakallim fihi…dan yang di maksud adalah tanpa hajat!! Hanbal berkata, “Adalah Abu ‘Abdillah (Imam Ahmad) berbekam pada waktu kapan saja darah bergolak dan pada waktu saat apapun, hal tersebut diungkapkan oleh Al-Khallâl.”

Dari ungkapan diatas dapat diketahui bahwa makruh disisi imam Ahmad –rahimahullahu- jika bekam tersebut dilakukan pada hari-hari tersebut tanpa adanya hajat (keperluan). Adapun jika seseorang melakukannya karena adanya hajat maka tidak makruh. Dengan demikian, jika seorang muslim meninggalkan bekam pada hari-hari tersebut (Sabtu dan Rabu) sebagai bentuk kehati-hatian, maka ia boleh melakukannya, mengingat adanya sebagian ahli ilmu menganggap validnya penisbatan sebagian hadits-hadits ini kepada Rasulullah shallallallahu alaihi wa sallam sebagaimana yang akan datang. Dan jika ia melakukan aktivitas bekam tanpa adanya hajat (pada hari-hari tersebut), dengan alasan tidak shahihnya hadits-hadits yang menyebutkan tentang larangan berbekam pada hari-hari itu, maka ia boleh melakukannnya.

[2] Lihat Fathul Bâri : 10/149, Faidhul Qadîr: 1/181) dan Tuhfatl Ahwadzi (6/1-176).

Allahu'alam bishawab

Sabtu, 24 Februari 2018

Daun Bidara atau Sidr

  Pohon Bidara atau Widara (Ziziphus Spina Christi), merupakan sebuah pohon kecil dengan tinggi antara 5 – 15 meter. Pohon ini tumbuh tegak atau melebar dengan cabang-cabang yang menjuntai dan memiliki letak ranting yang tak beraturan. Warna pohon bidara akan selalu hijau (meskipun terkadang agak meranggas) dan terdapat duri-duri pada daun-daunnya.

Pohon bidara disebut dalam Al-Qur’an

Dalam Surat Al-Waqi’ah tentang kelompok kanan dari penghuni surga berada di bawah pohon bidara yang tidak berduri.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ * فِي سِدْرٍ مَّخْضُودٍ * وَطَلْحٍ مَّنضُودٍ * وَظِلٍّ مَّمْدُودٍ * وَمَاء مَّسْكُوبٍ * وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ

“Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas,dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak.” (QS. al-Waqi’ah 56 : 27-32)

Dalam Surat Saba ketika mengabarkan tentang kisah Negeri Saba, Allah subhanahu wa ta’alla berfirman:

فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُم بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَى أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِّن سِدْرٍ قَلِيلٍ
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Bidara (QS. Saba :16)

Bila kita menyimak apa yang terdapat di dalam Al-Quran Surat Al-waqi’ah ayat 28 yang berbunyi “Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,”, seakan – akan ayat tersebut ingin menunjukan bahwa pohon bidara yang ada di bumi kita ini semua berduri.

Hal ini dapat kita lihat pada gambar bibit pohon bidara yang masih kecilpun sudah menumbuhkan durinya, seakan – akan ingin menunjukan jati dirinya sebagai pohon yang telah disebutkan dalam ayat tersebut. silahkan perhatikan duri yang sudah tumbuh pada bibit pohon bidara yang masih berumur tiga minggu.
Lakukan ini sebelum tidur untuk kehilangan 28 Kg dalam 2 bulan.

Manfaat Daun Bidara Untuk Mengobati Jerawat
Semua orang tahu bahwa banyak manfaat daun bidara termasuk manfaat untuk membersihkan kulit dari kotoran dan menjaga kulit dari kerusakan.
Terutama bagi remaja yang sering mengeluhkan banyaknya jerawat di wajah mereka, selain itu daun bidara ini dapat mengurangi minyak dari kulit wajah bagi yang wajahnya selalu berminyak.

Cara pemakaian:
Ambil beberapa biji daun bidara kemudian ditumbuk halus lalu masukkan kedalam cangkir atau mangkok, Tambahkan sedikit air sehingga campuran agak sedikit kental dan kemudian langsung oleskan pada kulit wajah sebagai masker, dan biarkan beberapa saat hingga mengering seluruhnya.
Sekitar 20 menit kemudian cucilah wajah anda dengan air bersih, tanpa perlu memakai sabun, dalam beberapa jam anda akan langsung melihat perbedaan yang signifikan.
Untuk memberikan hasil yang lebih mantab, silahkan coba terapi diatas selama 2 bulan penuh, dalam seminggu oleskan antara 3 – 4 kali.

Manfaat Daun Bidara Untuk Memandikan Jenazah
Ummu ‘Athiyyah Radhiyallahu ‘Anha berkata, “Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa sallam pernah menemui kami sedangkan kami kala itu tengah memandikan puterinya (Zainab), lalu Beliau bersabda: ‘Mandikanlah dia tiga, lima, (atau tujuh) kali, atau lebih dari itu. Jika kalian memandang perlu, maka pergunakan air dan daun bidara. (Ummu ‘Athiyyah berkata, ‘Dengan ganjil?’ Beliau bersabda, ‘Ya.’) dan buatlah di akhir mandinya itu tumbuhan kafur atau sedikit darinya.” (HR. Muslim)

Khasiat Daun Bidara Untuk Kekuatan Rambut
Diriwayatkan dari Sayyidah ‘Aisyah secara marfu’, “Salah seorang di antara kalian (wanita haidh) mengambil air yang dicampur dengan daun bidara lalu dia bersuci dan memperbaiki bersucinya. Kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya seraya menggosoknya dengan gosokan yang kuat sampai air masuk ke akar-akar rambutnya, kemudian dia menyiram seluruh tubuhnya dengan air. Kemudian dia mengambil secarik kain yang telah dibaluri dengan minyak misk lalu dia berbersih darinya.” ‘Aisyah berkata, “Dia mengoleskannya ke bekas-bekas darah.” (HR. Muslim)

Khasiat Daun Bidara Untuk Mengobati Gangguan Jin Dan Sihir
Wahb bin Munabih, salah seorang pemuka tabi’in yang ahli dalam sejarah dan ilmu kedokteran menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar daun bidara yang dihaluskan. Kemudian dilarutkan dalam air dan dibacakan ayat Kursi, surat al Kafirun, al Ikhlash, al Falaq dan an Naas. (lihat Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).

Caranya, tumbuklah tujuh helai daun bidara yang masih hijau di antara dua batu, cobek atau sejenisnya, lalu siramkan air diatasnya sebanyak jumlah air yang cukup untuk mandi dan bacakan di dalamnya ayat-ayat al Qur-an.

Setelah membacakan ayat-ayat tersebut pada air yang sudah disiapkan tersebut, hendaklah dia meminumnya sebanyak tiga kali, dan kemudian mandi dengan menggunakan sisa air tersebut. Dengan demikian, insya Allah penyakit (sihir) akan hilang.

Jika orang yang terkena gangguan jin atau sihir meraung-raung kesakitan, jangan terperdaya, tetap lanjutkan menyiramnya dengan air campuran daun bidara karena itu adalah raungan dari setan dan jin kafir yang kesakitan akibat kepanasan.

Dan jika perlu, hal itu boleh diulang dua kali atau lebih, sehingga penyakit (sihir) itu benar-benar sirna. Hal itu sudah banyak dipraktekkan, dan dengan izinNya, Allah memberikan manfaat padanya. Pengobatan tersebut juga sangat baik bagi suami yang tidak bisa berhubungan badan karena terkena sihir.

Penulis sendiri telah membuktikan, walaupun tidak dipakai mandi, jika daun bidara ini ditempelkan atau disabetkan pada orang yang sedang terkena gangguan jin dan sihir, maka jin kafir yang ada dalam tubuh seseorang akan menjerit kesakitan. apalagi jika kita bakar tubuhnya dengan membacakan ayat-ayat alqur’an sambil disabet memakai daun bidara yang masih menempel pada rantingnya, pasti jin jin yang mengganggu tersebut akan mengaku siapa yang telah mengirimnya dan akhirnya lari terbirit birit.

Apabila Terkena Sihir Yang Sudah Akut

Jika ada orang yang mengalami ujian dengan terkena sihir yang susah dihilangkan, hendaknya dia mengharap pahala kepada Allah atas musibah ini, dan berikhtiar untuk mengobatinya. Pengobatan sihir yang sudah akut ini bisa dilakukan dengan memakai daun bidara:

Di antara metode yang pernah dipraktekkan dan terbukti mujarab adalah,

1. Mandi dengan air yang telah dicampur daun bidara

Persiapan: Siapkan 7 daun bidara hijau, dan seember air yang cukup untuk mandi.

Caranya:

a. Haluskan daun bidara dengan ditumbuk, dan campurkan ke dalam air yang telah disiapkan.

b. Baca ayat-ayat berikut di dekat air (di luar kamar mandi):

1) Baca ta’awudz: a-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim

2) Ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255)

3) QS. Al-A’raf, dari ayat 117 sampai 122

4) QS. Yunus, dari ayat 79 sampai 82

5) QS. Taha, dari ayat 65 sampai 70

6) Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

7) Minumkan air tersebut di atas 3 kali (bisa gunakan gelas kecil)

8) Gunakan sisanya untuk mandi.

9) Cara seperti ini bisa dilakukan beberapa kali, sampai pengaruh sihirnya hilang.

(Metode ini disebutkan oleh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthani dalam buku beliau Ad-Dua wa Yalihi Al-Ilaj bi Ar-Ruqa, Hal. 35).

Rabu, 21 Februari 2018

LARANGAN DALAM HIJAMAH/BEKAM

Meskipun Hijamah/ bekam terbukti efektif dan terkadang langsung terasa daya kerjanya, tetapi tidak semua orang bisa di lakukan  tindakan terapi hijamah, atau tidak semua bagian tubuh bisa di lakukan Hijamah/ pembekaman, setidaknya ada dua pertimbangan antara lain:

A. Larangan karena bagian tubuh yang berbahaya.
   Yaitu bagian bagian tubuh tertentu yang apabila di hijamah pada daerah tersebut bisa berakibat kepada kondisi bahaya .bagian tubuh yang tidak boleh di hijamah/ bekam adalah:

1. Wanita hamil
2. Tepat dibagian varises
3. Lubang tubuh alami seperti: bagian kelamin, mata , hidung, telinga, mulut, puting susu, anus.
4. Bagian leher depan dan samping
5. Pada semua daerah lipatan dan limpatic sistem
6. Tepat di bagian tumor atau penyakit kanker
7. Tepat pada permukaan kulit yang luka/ infeksi.
8. Pada penderita yang seluruh tubuhnya bengkak .

B. Larangan karena menderita penyakit tertentu.
     Yaitu larangan berbekam/ hijamah yang berkaitan dengan kondisi klien yang menderta penyakit tertentu yang boleh jadi jika di lakukan hijamah penyakit akan bertambah berat atau disebut kontra indikasi relative:

1. Penderita kencing manis yang tidak terkontrol.
2. Penderita stroke akut yang masih mengalami masa kritis (14 hari)
3. Klien yang menderita tekanan darah rendah atau fisiknya sangat lemah.
4. Pada klien yang menderita tekanan darah tinggi kronis .
5. Infeksi kulit yang merata.
6. Penderita dehidrasi ( kekurangan cairan ) sedang dan berat.
7. Penderita penyakit liver ( hevatitis) apabila sedang dalam kondisi fisik yang lemah.
8. Klien yang menderita gagal ginjal.
9. Wanita yang sedang menstruasi sementara kondisinya dalam keadaan lemah dan mengalami pendarahan cukup banyak .
10. Klien yang memiliki riwayat penyakit kelainan gangguan darah atau kanker darah  ( hemofilia, talasemia, leukemia, dll).

(Disadur dari Buku PBI.)

Ruqyah


Kriteria Ruqyah yang Dibolehkan

Ruqyah adalah membacakan sesuatu pada orang yang sakit, bisa jadi karena terkena ‘ain (mata hasad), sengatan, sihir, racun, rasa sakit, sedih, gila, kerasukan, dan lainnya.

Ruqyah di kalangan para dukun atau paranormal dikenal dengan istilah jampi-jampi.

Sedangkan ruqyah yang syar’i ada ketentuannya sebagaimana disebutkan dalam tulisan berikut.

Jika tidak memenuhi kriteria yang ada maka ruqyah tersebut tidak jauh dari jampi-jampi yang dilakukan oleh para dukun.

Sebagaimana dinukil dari Fathul Majid, Imam As Suyuthi berkata,
=  “Ruqyah itu dibolehkan jika memenuhi tiga syarat.

1.  Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an atau nama dan sifat Allah.
2.  Menggunakan bahasa Arab atau kalimat yang mempunyai makna.
3.  Harus yakin bahwa ruqyah dapat berpengaruh dengan izin Allah, BUKAN dari zat ruqyah itu sendiri.

Kriteria ruqyah yang syar’i secara lebih detail dijelaskan berikut ini.

- Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an, do’a yang syar’i atau yang tidak bertentangan dengan do’a yang dituntunkan.

- Menggunakan bahasa Arab kecuali jika tidak mampu menggunakannya.

- Tidak bergantung pada ruqyah karena ruqyah hanyalah sebab yang dapat berpengaruh atau tidak.

- si ruqyah jelas maknanya.

- Tidak mengandung do’a atau permintaan kepada selain Allah (semisal kepada jin dan setan, pen).

- Tidak mengandung ungkapan yang diharamkan seperti celaan.

- Tidak menyaratkan orang yang diruqyah mesti dalam kondisi yang aneh seperti harus dalam keadaan junub, harus berada di kuburan, atau mesti dalam keadaan bernajis.

(Fatawal ‘Ulama fii ‘Ilaajus Sihr wal Mass wal ‘Ain wal Jaan, hal. 310).

Kriteria-kriteria di atas menunjukkan bagaimana kita dapat menilai praktek ruqyah dibenarkan ataukah tidak.
Jika si dukun menggunakan mantera-mantera yang tidak jelas maknanya, menggunakan do’a yang tidak dipahami, atau menyembuhkan dengan jalan memindahkan penyakit yang diderita ke hewan, maka jelas kita katakan praktek dukun tersebut bermasalah.

Lebih bermasalah lagi jika di dalamnya menggunakan jampi-jampi yang mengandung kesyirikan, meminta tolong pada jin, atau meminta agar kita menyembelih hewan tertentu untuk jin. Yang seperti ini jelas syirik.

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

“Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan pelet adalah syirik”
(HR. Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Hadits ini menunjukkan bahwa ada jampi-jampi atau mantera-mantera yang mengandung kesyirikan. Namun tidak semuanya demikian.

Semoga Allah menjauhkan dari kita berbagai macam bentuk syirik dan menetapkan kita di atas tauhid.

Wabillahit taufiq.

Kamis, 14 November 2013

BASHAL (BAWANG MERAH)

Diriwayatkan oleh abu daud dalam sunannya dari Aisyah RA  bahwa ia pernah ditanya tentang bawang merah. Aisyah menjawab, “makanan yang terakhir kali dimakan oleh Rasulullah, mengandung bawang merah.”
         Diriwayatkan dengan shahih dalam shahih Al- Bukhari dan Muslim bahwa bila seseorang memakan bawang merah, ia tidak boleh masuk masjid. Bawang merah memiliki sifat panas pada tingkatan kedua, disamping juga memiliki sifat lembab berlebih. Bawang berkhasiat mencegah bahaya air yang sudah berubah bentuk dan rasanya, mengusir bau beracun, memancing selera makan, memperkuat lambung, membangkitkan gairah, memperbanyak hormon, membaguskan warna kulit, menghilangkan dahak serta membersihkan lambung.
       Bagian tengah dapat menghilangkan panu, bila dibalurkan pada bagian tubuh yang terserang penyakit alopecia bisa bermanfaat sekali. Bila dicampur dengan garam, dapat menghilangkan ketombe. Bila dihirup baunya oleh orang yang baru meminum obat pencahar, bisa mencegah mual dan muntah serta bisa menghilangkan bau obat tersebut. Bila airnya digunakan sebagai Gurah bisa membersihkan kepala. Bisa juga diteteskan ketelinga bila sulit mendengar atau berdengung, mengeluarkan nanah atau kemasukan air. Bau pedas yang menyebabkan keluarnya air mata juga berguna sekali. Bagian tengahnya baik sekali dipakai bercelak bila dicampurkan dengan madu untuk memperbagus putih mata.
       Bila dimasak, bawang merah juga banyak mengandung gizi, berguna mengobati penyakit kuning, batuk dan sesak napas, bisa memperlancar buang air kecil dan melunakan buang air besar. Berkhasiat juga mengobati gigitan anjing (tapi bukan anjing gila) bila di balurkan air perasannya ditambah sedikit garam pada bagian luka. Bahkan bila dibalurkan didubur bisa membantu membuka lubang bawasir (ambeien).
        Efek sampingnya, bawang merah bisa menyebabkan migrain, kepala pusing, menyebabkan masuk angin dan menggelapkan pandangan mata. Terlalu banyak mengonsumsinya bisa menyebabkan penyakit pelupa, merusak akal dan merubah bau mulut, di samping juga mengganggu sesama manusia bahkan juga para malaikat. Cara mengatasinya adalah dengan di masak sehingga seluruh bahaya tersebut bisa dihilangkan.
         Dalam As-sunan disebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan orang yang hendak mengonsumsi bawang merah dan juga bawang putih agar mematkan efek sampingnya dengan cara memasaknya. Bau bawang merah juga bisa dihilang dengan mengunyah buah rue.
Ibnu Qayyim Al-jauziah dalam buku ATTIB ANNABAWI  

BAIDH (telur)


Diriwayatkan oleh albaihaqi dalam syu’abul iman  sebuah atsar yang marfu’ ‘’ bahwasanya salah seorang nabi pernah mengadu kepada Allah bahwa tubuhnya merasa lemah, Maka Allah memerintahkannya memakan telur. ‘’ Namun keabsahan hadits ini masih dipertanyakan.
  Telur yang baru lebih baik dari yang lama. Sementara diantara seluruh jenis telur unggas, telur ayam adalah yang terbaik, sifatnya stabil, akan tetapi cenderungkepada unsur dingin.
Penulis al-qonun menyebutkan: kuning telur bersifat panas dan lembab, bisa menambah darah yang sehat dan sempurna, memberikan suntikan gizi ringan, disamping itu juga mudah larut dalam lambung, yakni bisa dimasak lembut.
   Ahli medis lain menegaskan, “ kuning telur dapat mengurangi rasa sakit, bisa melegakan tenggorokan dan bronkus, baik untuk mengobati sakit tenggorokan, batuk, luka paru-paru, ginjal, dan kandung kencing. Disamping itu juga bisa mengurangi ganjalan pada pencernaan, terutama sekali bila dikonsumsi dengan minyak buah badam  yang manis, bisa juga membantu proses pembakaran di bagian dada, bisa memperlunak sisa makanan dan mengurangi ganjalan ditengorokan.”
  Sementara putih telur bila diteteskan kemata yang mengalami bengkak meradang, bisa langsung mendinginkan radangnya dan menghilangkan rasa sakitnya. Bila dilumuri kemata dicampur dengan abu pada saat pertama kali terjadi pembengkakan, akan mencegahnya agar tidak melepuh. Bila dilumuri kewajah, bisa mencegahnya terbakar sinar matahari.bila dicampur dengan serbuk kayu cendana lalu dioleskan kekening, bisa mencegah pengeriputan.
   Penulis Al-Qonun berkenaan dengan obat obatan penyakit jantung menegaskan, “ meskipun telur bukan termasuk obat-obatan optimal, namun jelas berkhasiat menguatkan jantung (yakni kuning telur). Kuning telur memiliki tiga keistimewaan : pertama, mudah larut dalam darah . kedua, sedikit ampasnya. Ketiga , bahwa darah juga berasal darinya, atau setidaknya unsurnya bisa berdampingan dengan darah yang menjadi makanan jantung. Selain itu, unsur telur juga ringan sekali. Oleh sebab itu para penderita penyakit pencernaan mudah sekali beradaptasi dengan telur sehingga mudah diserap oleh tubuh.”  
Ibnu Qayyim Al-jauziyah dalam buku Attib Annabawi  

Jumat, 04 Oktober 2013

Bawang Putih


   Bawang putih banyak digunakan sebagai bumbu masak dasar yang tidak boleh terlewat dalam setiap masakan. Akan tetapi, selain digunakan sebagai bumbu masak, bawang putih juga berkhasiat sebagai obat-obatan untuk berbagai macam penyakit.
Bawang putih dalam keadaan mentah mengandung senyawa sulfur termasuk zat kimia bernama Alliin. Ketika bawang putih dimemarkan/dihaluskan, zat aliin yang sebenarnya tidak berbau akan terurai. Dengan dorongan enzim alinase, aliin terpecah menjadi alisin, amonia, dan asam piruvat. Bau tajam alisin disebabkan karena kandungan zat belerang. Aroma khas ini bertambah menyengat ketika zat belerang (sulfur) dalam alisin diterbangkan ammonia ke udara, sebab ammonia mudah menguap. Senyawa alisin berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi gejala diabetes dan mengurangi tekanan darah.
Selain alisin, bawang putih juga memiliki senyawa lain yang berkhasiat obat, yaitu alil. Senyawa alil paling banyak terdapat dalam bentuk dialil-trisulfida yang berkhasiat memerangi penyakit-penyakit degeneratif dan mengaktifkan pertumbuhan sel-sel baru.

Nilai Kandungan Gizi Bawang Putih Mentah per 100 g (3.5 oz)
  • Energi 623 kJ (149 kcal)
  • karbohidrat 33,06 g
  • Gula 1.00g
  • Diet serat 2,1 g
  • Lemak 0,5 g
  • protein 6,39 g
  • Beta-karoten 5 mg (0%)
  • Thiamine (Vit. B1) 0,2 mg (15%)
  • Riboflavin (Vit. B2) 0,11 mg (7%)
  • Niacin (Vit. B3) 0,7 mg (5%)
  • Asam pantotenat (B5) 0,596 mg (12%)
  • Vitamin B6 1,235 mg (95%)
  • Folat (B9 Vit.) 3 mg (1%)
  • Vitamin C 31.2 mg (52%)
  • kalsium 181 mg (18%)
  • Zat besi 1,7 mg (14%)
  • Magnesium 25 mg (7%)
  • Fosfor 153 mg (22%)
  • Kalium 401 mg (9%)
  • Sodium 17 mg (1%)
  • Seng 1,16 mg (12%)
  • Mangan 1,672 mg
  • Selenium 14.2 mg
Sumber: USDA Nutrient database

Nah, setelah anda mengetahui kandungan yang terdapat dalam baunya bawang putih, maka Anda perlu tahu juga apa saja manfaat dan khasiat bawang putih. Berikut ini penjelasannya.

1. Mencegah Kanker
Bawang putih mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker. Jika Anda adalah perokok berat, Anda boleh mengunyah bawang putih mentah untuk melindungi tubuh dan mencegah kanker.

2. Anti Radang
Bawang putih mengandung anti-peradangan. Sehingga jika Anda mengalami demam, atau sakit tenggorokan, cukup hanya mengunyah bawang putih dan hasilnya tenggorokan Anda akan segera kembali fit.

3. Anti Bakteri
Bawang putih juga merupakan anti-bakteri yang baik. Apabila Anda mengalami infeksi pencernaan, maka campurkan cacahan bawang putih mentah di dalam salad. Pencernaan Andapun akan semakin lancar.

4. Menyuburkan rambut
Bawang putih dapat mengatasi masalah kerontokan rambut. Dengan kandungan Allicin yang tinggi, mirip senyawa belerang yang ditemukan pada bawa merah, yang dipercaya efektif untuk mengatasi masalah rambut rontok. Gosokkan irisan siung bawang putih pada kulit kepala lalu pijat-pijat untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Bisa juga bawang putih ditambahkan minyak, lalu dipijatkan ke kepala.

5. Membersihkan jerawat
Mungkin tidak ditemukan sebagai bahan utama dalam obat jerawat yang ada di apotek, tetapi bawang putih merupakan obat alami yang mampu mengusir jerawat karena mengandung antioksidan yang dapat membunuh bakteri. Gosokkan satu irisan bawang putih pada jerawat di wajah perlahan-lahan.

6. Mencegah dan mengobati flu
Dengan kandungan antioksidan di dalamnya, menjadikan sistem imun tubuh manusiamendapatkan manfaat jika bawang putih secara konstan di masukkan dalam menu sehari-hari. Jika flu menghampiri, cobalah menyeruput teh bawang putih : masukkan irisan atau cincang halus bawang putih dalam air panas untuk beberapa menit kemudian saring. Teh siap diminum. Dapat juga ditambahkan sedikit madu atau jahe untuk menambah rasa.

7. Menyembuhkan penyakit kulit
Karena telah terbukti memiliki khasiat anti radang, bawang putih berguna mengurangi terjangkitnya penyakit kulit. Coba olesi sedikit minyak bawang putih di area yang terinfeksi untuh hasil kulit yang lebih halus.

8. Mengontrol berat badan
Ahli gizi Cynthia Sass menyebutkan penelitian pada tikus yang makan bawang putihmenunjukkan adanya pengurangan berat badan dan penyimpanan lemak. Cobalah untuk memasak setiap dengan menggunakan bawang putih menghasilkan makanan yang lezat dan pinggang yang ramping.

9. Mengatasi Keracunan
Antioksidan yang terkandung di dalam bawang putih juga mampu membantu mengusir racun dari dalam tubuh. Manfaat ini tak hanya baik untuk kesehatan, namun juga dapat membantu memperlambat penuaan dini.

10. Meredakan Nyeri
Jika Anda menderita arthritis, hancurkan bawang putih mentah kemudian kompreskan pada bagian lutut atau tulang yang nyari. Bawang putih akan meredakan nyeri tersebut.

11. Pertolongan Pertama Keracunan Merkuri
Keracunan akibat merkuri atau arsenik juga dapat diringankan dengan mengonsumsi bawang putih mentah. Namun, pertolongan ini hanya berfungsi sebagai pertolongan pertama saja. Segera dapatkan perawatan intensif dari dokter jika Anda mengalaminya.

12. Menyembuhkan luka serpihan
Menempatkan sepotong bawang putih di atas luka serpihan kaca kemudian menutupinya dengan balutan perban merupakan obat tradisional yang telah lama digunakan oleh sebagian masyarakat. Para blogger meyakini akan hal tersebut sampai sekarang.

13. Menghilangkan Gatal Akibat Jamur
Dengan sifat anti-jamurnya, bawang putih dapat menjadi obat mujarab bagi atlet untuk menghilangkan rasa gatal di kaki. Rendam kaki dalam bak berisi air hangat dan cincangan bawang putih.

14. Mengusir Nyamuk
Salah satu penelitian di India menemukan bahwa orang-orang yang menggosokkan ramuan bawang putih di lengan dan kaki mereka, tidak terganggu oleh binatang penghisap darah tersebut. Buatlah larutan minyak bawang putih, minyak jeli dan lilin lebah atau tempakan sesiung bawang putih di tempat tertentu sebagai penangkal nyamuk.

15. Menyembuhkan sariawan
Menurut situs ECOSALON, bawang putih mengandung suplemen yang dapat membantu proses penyembuhan pada masalah sariawan . Dengan adanya sifat alami anti-inflamasi membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

16. Zat Perekat Alami
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana lengketnya jari Anda setelah memotong bawang putih? Bawang putih mengandung bahan perekat alami yang berkualitas dimana banyak orang meyakini dan menggunakannya untuk memperbaiki keretakan pada benda kaca. Hancurkan beberapa cengkeh dan beberapa siung bawang putih kemudian oleskan bahan tersebut ke bagian yang akan direkatkan.

17. Mengusir Hama Tanaman

Hama tanaman tidak suka bawang putih. Gunakanlah pestisida alami yang terbuat dari bawang putih, minyak mineral, air, dan sabun cair. Tuang ke dalam wadah penyemprot dan semprotkan ke tanaman.

18. Campuran Umpan Pancing
Bagi anda yang suka memancing, gunakanlah bawang putih sebagai campuran umpan. Ikan angat tertarik denga aroma bawang putih yang ditautkan pada umpan.

19. Melancarkan Peredaran Darah
Mengunyah bawang putih merah juga dapat membantu memperlancar peredaran darah dan membuka pembuluh darah yang tersumbat.

20. Mengatasi Diabetes
Apabila Anda menderita diabetes, bawang putih juga baik untuk membantu mengontrol jumlah kadar gula di dalam darah.

Manfaat bawang putih yang disebutkan di atas hanya sebagian kecil saja dari 1001 khasiat yang terkandung pada bawang putih. Mengingat banyaknya manfaat dari si putih ini, ada baiknya kita selalu menyimpan persediaan bawang putih di dapur. Tidak perlu khawatir membusuk, karena bawang putih termasuk bumbu dapur yang tahan lama asalkan disimpan di tempat yang kering.
Sumber:manfaatnyasehat blogspot.com

Kamis, 26 September 2013

Khasiat kurma Menurut Ahli Medis Klasik

   Ibnul Qoyyim rohimahullah  menyebutkan sisi lain dari khasiat kurma. Beliau mengatakan “bahwa kurma berkhasiat memperkuat liver, memperlancar buang air, menambah libido seks, dan bisa menyembuhkan tenggorokan kering. bila dikonsumsi saat perut kosong sebelum kemasukan makanan lain, dapat membunuh cacing, memperlemah, mengurangi  ataupun membunuhnya. Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus cemilan.” Beliau juga menjelaskan,”kurma merupakan makanan utama yang dapat menjaga kesehatan, terutama sekali bagi yang sudah terbiasa mengonsumsinya, seperti  penduduk kota madinah dan yang lainnya. Kurma merupakan yang terbaik di negara negara dingain dan panas yang tingkat panasnya sedang.
   Sebagian medis klasik lain membedakan antara kurma muda dengan kurma  kering .Tentang kurma muda, mereka menjelaskan, kurma muda dapat memperkuat kandung kemih dan lambung, bisa menghentikan mencret  dan pendarahan rahim, dapat menghentikan darah wasir, juga bisa digunakan untuk mengobati luka dengan di masukkan kedalam  balutan.
  Sementara mengenai kurma , mereka menjelaskan “ kurma memperkuat liver ,mempermudah buang air, dan menamabah kekuatan seks bila di campur dengan susu murni dan kayumanis. ia juga dapat menyuburkan badan dan menghangatkan tubuh, berguna  untuk mengobati sakit dada dan paru-paru serta memperindah warna kulit”.
    Semua khasiat yang telah disebutkan di harapkan (dapat terealisir)  bagi siapa saja yang mengonsumsinya secara seimbang tidak kurang tidak lebih. Adapun bagi orang orang yang kegemukan dan mengidap penyakit diabetes, berdasarkan nasihat dokter, justru harus meninggalakan kebiasaan mengonsumsi kurma. Demikian juga orang yang mengalami pengembungan perut,  pembesaran usus besar atau mencret.
     Ibnul Qoyyim rohimahullah  menjelaskan , kurma termasuk makanan ,obat sekaligus buah. kurma amat sesuai dengan kebanyakan tubuh manusia, dapat memperkuat tubuh secara alami dan tidak dapat menimbulkan kotoran berbahaya yang biasa dihasilakan berbagi jenis makanan dan buah buahan lainnya. bahkan untuk yang sudah terbiasa mengonsumsinya, kurma dapat mencegah pembusukan dan kerusakan dini pada makanan dalam perut.
      Coba amati berbagai khasiat melimpah yang di hasilkan dari buah kuma ini .maha suci Allah yang telah mengenalkan buah itu kepada para hambanya, sebelum kalangaan medis mengetahahui berbagai khasiat tersebut  dan menyingkap  berbagai rahasia dari buah tersebut, sejak beberapa ratus  tahun sebelumnya. disamping semua khasiat itu, masih adapula pahala dan ganjaran yang besar (di sisi Allah).
   Bagi siapa saja yang menyatapnya demi mengikuti sunnah Nabi, niscaya ia akan mempemperoleh pahala. karna sesuatu yang mubah bisa berubah menjadi sunnah. sebagai mana sabda beliu.                                                  
‘’sesungguh nya amalan itu di nilai bila disertai dengan niat. Dan sesungguhnya hanya masing  masing orang hanya mendapatkan apa yang ia niat kan.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)
(Di sadur dari buku Khasiat Kurma & Mukjizat Kurma ‘Ajwah)
Penulis:  Muhammad bin Shalih Al-Khuzaim

Jumat, 08 Juni 2012

Do'a Meminta keturunan

   Nabi. Zakaria. as. adalah hamba Allah Swt yang saleh. Beliau tidak mendapat keturunan karena istrinya mandul.Suatu hari, beliau masuk ke kamar Maryam Al-Bathul, ibunda Nabi Isa as. Saat melihat maryam mendapatkan hidangan-hidangan dari surga,Zakaria ingin memiliki seorang putra. Kemudian , beliau memohon kepada Allah Swt yang di jabarkan. Dalam Surah Ali Imran ayat 37-38
Bacalah surah ini jika menginginkan anak yang tak kunjung datang . Doa kepada Allah Swt juga harus diiringi upaya nyata untuk mendapatkan keturunan

Sabtu, 14 April 2012

TALBINAH

                     Resep thibb Nabawy  
   Talbinah membantu mengobati semua gangguan lambung mengenyahkan sakit maag secara herbal,alami,dan nabawy meluruhkan lemak dan kolestrolmengurangi perut kembung dan masuk angin sebagai makanan tambahan untuk menjaga kesehatan lambung
 Kaya serat pangan karena kandungan energinya mencapai 249 kkal per 100gr,bandingkan dengan kandungan energi dalam nasi dengan berat yang sama,178 kkal
 Dengan kandungan serat yang tinggi Talbinah mampu mengikat asam empedu membantu pencernaan makanan,meluruhkan lemak dan kolesterol,menstabilkan produksi asam lambung secara alami,sebagai anti metik (anti mual), melancarkan urine dan feses,mengurangi masuk angin serta perut kembung.
 Talbinah mempunyai keunggulan kandungan mineral,vitamin (B2,B5 dan E).niasin,asam folat,zat besi,tembaga,seng,mangan,potasium,magnesium,dan anti oksidan.kekurangan mineral karena kekurangan zat-zat diatas dapat menyebabkan gangguan kejiwaan,stres dan depresi,karena itulah,Nabi Saw Bersabda,talbinah dapat melegakkan hati orang yang sakit dan melegakan kesedihan.”(Hadits shahih).
 Serat dalam talbinah juga mampu mengikat zat-zat karsiogenik,karena zat asing dan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman atau proses pencernaan yang tidak sempurna,sehingga talbinah baik di konsumsi untuk menghindari dan menghambat kanker,terutama kanker kolon.
 Kandungan fitoestrogen dalam talbinah dapat meningkatkan produksi hormon estrogen,sehingga wanita yang menjelang menopause sangat di anjurkan untuk mengkonsumsinya,dan sekaligus dapat mereduksi penyakit jantung.

Informasi Nilai Gizi
Energi                 
249 kkl
Protein             
7,9 g
Total lemak      
1,9 g
Karbohidrat           
49,7 g
Kalsium                        
20 g
Air                              
40 g
Serat pangan          
12,2 g
Besi                    
3,6 g
Magnesium       
124 mg
Fosfor             
332 mg
Kalium          
340 mg
Seng               
2,8 mg
Tembaga       
0,4 mg
Mangaan        
4,1 mg
Selenium        
70,7 mg
Vitamin B1      
0,5 mg
Vitamin B2      
0,1 mg
Vitamin B6     
0,3 mg
Vitamin E                
1 mg
Niasin                      
5,7 mg
Asam pantotenat  
0,9 mg
Asam folat              
43 mkg
Assabil Amin food



























Kamis, 12 April 2012

Terapi Madu


Oleh: Prof.dr sugeng Juwono Mardhihusodo,MSc.
                        Telah ribuan lalu orang menggunakan madu sebagai bahan alam untuk terapi berbagai macam penyakit,tidak hanya sekedar untuk pemanis makan.sebagai contoh,Hippocrates(460-377sM),yang diakui sebai Bapak kedokteran,telah mempraktekan terapi madu (TM) untuk pasien-pasien yang menderita bisul,koreng, luka-luka dan berbagai penyakit kulit.pada zaman romawi kuno para juru sembuh (physiciatis) melakasanakan TM untuk keperluan menyembuhkan pasien-pasien  yang menderita insomnia (sulit tidur) Orang –orang mesir kuno juga mempraktikan TM untuk penyembuhan penyakit katarak,luka terbuka,luka teriris pisau dan luka bakar.
            Sewaktu perang dunia 1 para dokter jerman menggunakan madu yang dicampur dengan minyak ikan untuk mengolesi luka –luka prajurit yang lagi perang  agar cepat sembuh,selama ini bertahun-tahun penyanyi-penyanyi opera di eropa meningkatkan stamina dan membilas tenggorokan mereka dengan minum madu sebelum naik panggung.sekarang,madu semakin banyak untuk campuran bahan minuman penguat  badan dan kesehatan .
    Madu alam terbuat dari nektar  yang dikumpulkan dari berbagai jenis bunga oleh lebah-sebuah kantung dalam sebuah kantung didalam tubuh lebah dan mencampurnya dengan bahan kimia antara lain enzim invrtase.sesampai di sarangnya kembali,campuran kedua bahan tadi dimuntahkan kedalam ruangan,sel-sel khusus,kemudian berubah menjadi madu.madu ini bersama dengan pollen digunakan sebagai makanan bagi lebah-lebah pekerja  yaitu lebah –lebah betina yang mandul,dan bagi lebah-lebah jantan.
       Mengapa madu bermanfaat untuk kesehatan dan bahan berkhasiat sebagai obat,memang sangat menarik untuk di teliti dan dipahami segi rasionalnya.sekitar 345 artikel ilmiah telah dipublikasikan dalam abad XX khusus tentang TM ini.Dari jumlah itu,relatif memang belum banyak ,dibandingkan misalnya dengan artikel tentang terapi racun lebah yang mencapai 3500 artikel.sejumlah alasan mungkin bisa diajukan , antara lain:ilmu kedokteran yang di ajarkan   dikebanyakan belahan dunia,terutama Dunia Barat,menganut paham Demokratis,seorang dokter romawi kuno,yang lebih percaya kepada obat-obat kimia daripada obat-obat bahan kimia,termasuk madu.
    Paham demokritus yang lebih mempercayai reaksi patologis dalam tubuh manusia terkait dengan reaksi-reaksi kimia juga menjadi ajaran inti di indonesia.TM yang sifatnya holistic tersisi oleh terapi dengan obat-obat kimia untuk berbagai penyakit yang dikenal sebagai khemoterapi,khemoterapi yang merupakan salah satu bagian mata kuliah farmakologi di fakultas-fakultas kedokteran termasuk yang diindonesia menjadi materi pokok bahasan utama dalam penilitian dan pengajaran.TM yang menjadi topik penilitian dan dipraktikan dalam kedokteran timur justru tidak diajarkan dan dipraktikan.
    Khasiat madu sebagai makanan bernilai gizi tinggi dan berkhasiat obat untuk penyembuhan tampaknya terkait dengan kandungan bahannya yang cukup lengkap. Menurut hasil analisis kimi di negara-negara maju,madu tersusun dari bahan gula,pollen trace dan air. Madu yang berkualitas baik mengandung air 17,1% bahan-bahan karbo hidrat seperti levulosa 38,2%,dekstrosa 31,35, Sukrosa 1,3%, Dieskstrin dan gum 1,5% Vitamin dan mineral 0,2% serta substansi yang belum teridentifikasi 3,1%
    Bahan-bahan lain yang teridentifikasi meliputi lapton 7,1% abu 0,2% netrogen 0,04% dan enzin diastase 2,1% satu sendok teh mengandung sekitar 21 kalori,Hasil analisis lainnya  menyebutkan bahwa madu mengadung bahan anti oksida asam-asam amino Vitamin dan mineral secara umum,madu jika  tonikum  untuk mereka yang sedang lemah badan.
     Seacara khusus konsumsi madu sangat bermanfaat untuk membantu kinerja semua sistem organ:
1.       Sistem pencernaan
Konsumsi madu meningkatkan penyerapan kalsium dalam usus, menyembuhkan luka lambung, melancarkan buang air besar.
2.       Sistem pernafasan
Madu membantu mengatasi bronkitis dan batuk kronis
3.       Sistem perkemihan
Membantu mengatasi infeksi
4.       Sistem syaraf
Madu membantu menyeimbangkan syaraf sehingga bagus untuk penderita insomnia, menormalkan tekanan darah dengan menstabilkan emosi, meringankan sakit kepalakarena ketegangan jiwa (tension headache), meringankan depresi dan kejang-kejang akibat gangguan syaraf pusat.
5.       Sistem imunitas
Madu meningkatkan imunitas epitel termasuk kulit, mengatasi bisul-bisul, luka bakar dan radang (dermatitis).
     Madu yang baik,asli,mentah,tanpa diproses dan campuri bahan buatan,berkhasiat terapetik: anti bakteri, antiviral, antiradang,ekspetoran,antibahan penimbul kanker (karsinogen), laksatif,antianemia,dan tonikum.Manfaat madu sebagai bahan makanan kesehatan dan hasil TM semakin optimal jika madu di campur atau dikombinasi dengan pollen dan royal jelly,lebih-lebih juga ditambah “bee propolis”.
    Bagaimana untuk penderita  diabetes melitus  (DM) ? Boleh dipastikan bahwa DM bukan kontradiksi untuk TM,Menurut ekperimen pada hewan coba,tikus putih jika hasil penelitian itu,dikonversikan pada manusia,misalnya untuk orang yang berberat badan 50kg ,maka madu sebanyak 750 ml yang dikonsumsi perhari baru nyata meningkatkan glukosa darahnya,Tentu,hal itu tidak pernah terjadi dalam TM pada seseorang,lebih-lebih untuk penderita DM,Dosis maksimal yang umum dianjurkan adalah 3x15 m.(1 sendok makan)perhari, jadi dosis sebanyak itu tidak akan meningkatkan glukosa darah pada orang yang mengkonsusmsinya selain itu,gula dalam madu sifatnya kompleks,diserap lambat lewat transpor aktif oleh usus,yang tidak dengan cepat meningkatkan kadar glukosa darah.konsumsi madu bagi seorang penderita DM justru bermanfaat untuk peningkatan stamina,energi kondisi umum.selain itu,konsumsi madu bagi penderita DM,justru  akan membantu mencegah komplikasi DM yang berat dan program pada usia lanjut.
     Madu sebaiknya tidak semata-mata di pandang sebagai obat,hanya di konsumsi sewaktu badan dalam kondisi tidak nyaman atau sakit,madu sebaiknya di konsumsi setiap hari sebagai makanan kesehatan,artinya,madu dijadikan makanan tambahan atau suplemen makanan yang selalu tersedia diatas meja makan,karena manfaatnya yang besar untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan,mencegah kita untuk mondok di rumah sakit. Lebih baik mengikuti paradigma sehat dari pada paradigma sakit.
(Penulis, ketua Unit Studi Perlebahan UGM,Bagian parasitologi FK UGM Yogyakarta)