TIPS CERDAS MEMILIH PRAKTIK HIJAMAH

Berhati-hatilah memilih tempat praktek hijamah, karena akan berakibat fata jika anda berhijamah pada orang yang mal praktek dan tidak steril.

Beberapa Macam Gangguan Sistem Pencernaan

Gastritis, Artinya adalah peradangan mukosa lambung. Gangguan ini umum terjadi, terutama pada orang yang berusia lanjut. Gastritis jarang menyebabkan gejala – gejala yang serius.

Khasiat Tanaman Andong Untuk Menghentikan Perdarahan (hemostatic)

Tanaman Andong adalah tanaman yang termasuk kategori suku bawang-bawangan, biasa ditanam sebagai tanaman hias di halaman rumah atau disebuah taman.

Makanan Penambah Trombosit dan Makanan untuk Menaikkan Trombosit

Pengertian Trombosit adalah merupakan bagian darah yang berperan dalam proses pembekuan darah, bentuk trombosit tidak beraturan, tidak memiliki inti sel , serta berukuran kecil

Titik Hijamah,Obat , Penyebab, Gejala serta Pantangan untuk Asam urate

Asam Urat sekarang ini telah menjadi sebuah penyakit yang sering kali di alami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas.

Tampilkan postingan dengan label Hijamah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hijamah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 September 2013

Titik Hijamah,Obat , Penyebab, Gejala serta Pantangan untuk Asam urat

 Asam Urat sekarang ini telah menjadi sebuah penyakit yang sering kali di alami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas. Namun jangan dikira penyakit ini merupakan penyakit yang ringan lho, karena jika lagi meradang sungguh tidak dapat terbayangkan rasa sakit yang akan dirasakan para penderitanya. Nah, pada jumpa ini Pusat Informasi akan mencoba menjelaskan 4 hal seputar obat asam urat, penyebab, gejala serta pantangan penderita asam urat yang diharapkan dapat memberikan banyak manfaat kepada para penderita maupun anda yang ingin mencegahnya.

Berikut ini gejala asam urat:
- Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan berwarna kemerahan (meradang)
- Biasanya pada persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari.
- Terasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang kali.
- Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku.
- Pada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak.
Untuk mengetahui lebih pasti, penderita harus segera melakukan pemeriksaan di laboratorium. Untuk kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 hingga 7 mg/dl dan pada wanita 2,6 – 6 mg/dl.
Sebagian besar para penderita asam urat juga mempunyai penyakit lainnya seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau juga penyakit ginjal. Namun faktor kegemukan (obesitas) juga sering kali dijumpai pada penderita asam urat. Apabila penyakit asam urat tidak segera di obati maka bisa berkembang menjadi penyakit batu ginjal dan akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal penderita asam urat tersebut.

Adapun penyebab penyakit asam urat:
- Konsumsi zat-zat yang banyak mengandung purin secara berlebihan.
- Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat.
- Terjadinya peningkatan Kadar asam urat dalam tubuh, sehingga ginjal kita tidak mampu untuk membuang kelebihan asam urat.
- Banyaknya kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian.
- Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku.
Pada kejadian kasus yang parah, penderita asam urat sampai tidak dapat berjalan karena pada persendian terasa sangat sakit sekali jika bergerak. Tulang sekitar sendi juga dapat keropos dan mengalami pengapuran tulang.

Pantangan bagi penderita asam urat:
- Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak.
- Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden.
- Ekstrak daging seperti abon dan dendeng.
- Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden).
- Daging kambing, daging sapi, daging kuda.
- Bebek, angsa dan kalkun.
- Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
- Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
- Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental.
- Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
- Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega.
- Makanan kaya protein dan lemak.
Selain beberapa pantangan di atas, penderita penyakit asam urat juga harus selalu banyak minum air putih apalagi bagi mereka yang mempunyai penyakit batu ginjal. Dengan banyak minum air putih akan sangat membantu ginjal untuk mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine.

Saran kesehatan untuk penderita asam urat:
- Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
- Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
- Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu        kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
- Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
- Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
- Jangan minum aspirin
- Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
- Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
- Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.
              
Efek Hijamah terhadap penyakit Asam Urat
  1. Hijamah bisa mengeluarkan kristal Asam urat dari persendian dan jaringan di sekitarnya, sehingga rasa nyeri berkurang dan tidak terjadi peradangan,warna merah, atau pembekakan pada persendian. jika semua gejala ini benar benar ada,ia akan berkurang secara bertahap.
  2. Hijamah,melalui nitrit oksida (NO) berfungsi mengurangi pembengkakan sendi yang sakit.
  3. Hijamah membuang zat prostaglandin dari tempat yang sakit sehingga mengurangi rasa sakit.
  4. Hijamah memicu sekresi zat endorfin dan enkefalin di dalam tubuh yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami.
  5. Jika ada masalah lain di dalam tubuh,yang menjadi penyebab terjadi asam urat,seperti sakit ginjal,maka terapi hijamah membantu meningkatkan kemampuan kerja ginjal dalam mengeluarkan kristal asam urat di dalam urin. 
 Titik Hijamah untuk Asam urat:
 Minggu Pertama
KHL  UN 2,3  ZA 7,9,16,17
Minggu kedua ;
Hijamah di sekitar daerah yang sakit,dengan prinsip relaksasi (dikedua ujung yang sakit)
Catatan;
Jangan pernah menghijamah penderita asam urat secara langsung di sekitar yang sakit karena hanya akan memperparah kondisi pasien.

4 Jenis obat asam urat menggunakan ramuan tradisional:
Obat Asam Urat Sidaguri (Sida rhombifolia). Dikenal dengan nama daerah guri, siliguri, kahindu, sadagori, otok-otok atau bitumu. Kandungan kimia yang sudah diketahui adalah alkaloid, kalsium oksalat, tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, zat phlegmatic untuk ekspektoran, dan lubrikan. Akarnya mengandung alkaloid, steroid dan aphredine. Sidaguri memiliki rasa manis, sedikit panas dan sejuk. Dalam pengobatan, sidaguri digunakan sebagai antiradang, peluruh kencing dan penghilang rasa sakit. Bagian tanaman yang digunakan adalah akarnya.
Cara Meramu Sidaguri menjadi Obat Asam Urat:
Rebus 15-30 gram herba kering atau 30–60 gram herba basah sidaguri dengan 3 gelas air sampai tersisa setengahnya, minum 3 kali sehari masing-masing ½ gelas. Jika menggunakan akar, dosisnya 10– 15 gram.
Obat Asam Urat Sambiloto (Adrographis panniculata). Aslinya merupakan tanaman dari India . Di beberapa daerah sambiloto dikenal juga dengan nama papaitan, ki peurat, bidara, kayu mas, lang, ki pait, sampiroto, atau ki oray. Sambiloto mengandung beberapa senyawa flavanoid, alkane, keton, aldehid dan juga beberapa mineral seperti kalsium, kalium dan natrium. Rasanya pahit, namun tanaman ini dikenal sebagai antiradang, penghilang nyeri atau analgetik, dan juga penawar racun. Bagian tanaman yang digunakan adalah seluruh tanaman.
Cara Meramu Sambiloto menjadi Obat Asam Urat:
Cuci bersih dan rebus sambiloto kering 10 gram, rimpang temulawak kering 10 gram, komfrey 5 – 10 gram, dan buah lada 1 gram dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas, diminum 3 kali satu gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.
Obat Asam Urat Kumis kucing (Orthosiphon aristatus). Juga telah lama dikenal sebagai diuretik yang berkhasiat sebagai penghancur batu saluran kencing. Rasanya manis sedikit pahit, dulunya banyak tumbuh di selokan dan anak sungai, namun sekarang tak sedikit orang yang gemar menanamnya di pekarangan rumah. Garam kalium dalam tanaman ini memang berkhasiat melarutkan batu ginjal, karenanya banyak digunakan sebagai obat penghancur batu. Kandungan sinsetin-nya bersifat sebagai antibakteri, dan tanaman ini juga mengandung senyawa orthosiphonin glikosida. Sifat diuretik tanaman ini berguna untuk membantu tubuh membuang kelebihan asam urat lewat urin.
Cara Meramu Kumis Kucing menjadi Obat Asam Urat:
Cuci bersih 10 gram daun kumis kucing kering atau 20 gram basah, 10 gram meniran kering atau 20 gram basah, 10 gram sawi tanah kering atau 20 gram basah, 15 gram jahe merah kering atau 30 gram basah, dan 10 gram kapulaga kering. Memarkan jahe merah dan gabung dengan bahan yang lain, rebus dalam satu liter air hingga tersisa setengahnya. Minum pagi, siang dan sore hari, masing-masing ¾ gelas (150 ml) atau minum dua kali sehari masing-masing 200 ml.
Obat Asam Urat Daun Salam (Eugenia polyanta). Dikenal masyarakat Indonesia sebagai bumbu masak karena memiliki keharuman yang khas yang bisa menambah kelezatan masakan nusantara. Daun salam rasanya kelat dan bersifat astringent. Senyawa-senyawa seperti minyak atsiri, tannin dan flavonoid banyak terdapat dalam daunnya. Untuk pengobatan memang daunnya lah yang paling banyak digunakan, tetapi akar, kulit dan buahnya pun berkhasiat sebagai obat.
Cara Meramu Daun salam menjadi Obat Asam Urat:
Rebus 10–15 lembar daun salam segar ataupun kering dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, minum 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Semoga beberapa penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk dapat mencegah dan mengetahui lebih jelas tentang asam urat, baik dari penyebab, pantangan, gejala dan obat asam urat yang mudah di dapatkan di sekitar lingkungan kita seperti salah satunya adalah buah manggis yang di ambil kulitnya.
Dari;berbagai sumber

Rabu, 28 November 2012

Organ Kekebalan Tubuh Semakin Kuat Setelah Hijamah

 Hijamah mampu menstimulasi sumsum tulang!
Melalui kajian laboratorium,terbukti bahwa  jumlah sel darah putih meningkat setelah dilakukan hijamah (bekam), para peneliti  menafsiri hal tersebut dengan terjadinya vitalisasi  sumsum tulang  yang memproduksi sel – sel  darah putih setelah di lakukan bekam  seolah – olah ia bangun dan lepas dari keletihannya  setelah darah terbebas dari  berbagai endapan, akresi, dan campuran  abnormal yang keluar  bersama darah hijamah (bekam).  
 Ghalabah Ad-Dam [Dominasi  Darah]Penyebab  penyakit
      Seorang dokter  dari  jepang  yang bernama kawa  kurwawa  mengosentrasikan penelitiannya  terhadap bekam, dan ia  menyimpulkan bahwa  endapan – endapan  darah merupakan faktor penyakit ,  dan bahwa bekam dapat menyembuhkan  karna ia membersihkan tubuh dari endapan – endapan darah ini.  Sejak  ratusan tahun  silam,  guru umat  manusia,  Rosul kita yang mulia  SAW telah bersabda tentang  alasan  penggunaan hijamah  (bekam ).  Beliau bersabda ,  ‘’... dari  setiap penyakit  yang disebabkan   ghalabah  ad-dam .’’
          Maksudnya  adalah – Allah Maha Tahu -  bertambahnya  kuantitas sel – sel  darah merah  yang  telah tua  dan abnormal  serta endapan  -  endapan  darah  hingga  membuatnya  berat , lengket , beku , pekat , dan sulit  memancar .  Kondisi  demikian  dapat  kita sebut  secara medis  hyperemia .  Darah  dengan  sifat demikian kurang  memancar keseluruh  organ  tubuh , seolah – olah  membebani  organ -  organ  tubuh  [ seperti  liver , limpa dan lain – lain] Ketika  sifat  kental dan  kepekatan  darah ini ,  serta  berbagai  endapan dan  pembuangan  yang  berbahaya ini  dibersihkan  dari darah  melalui bekam ,  maka  aliran  darah  yang mengandung oksigen  dan  nutrisi  bagi organ  -  organ  tubuh semakin  kuat . Organ  tubuh bebas dari endapandan campuran  ini  sehingga  ia dapat melakukan  fungsinya  dengan  optimal .
( DR.Aiman Al Husaini dalam buku BEKAM Mukjizat Pengobatan Nabi SAW)

Kamis, 22 November 2012

5 LANGKAH HIJAMAH (BEKAM) YANG EFEKTIF

Oleh : dr.Abu Hana
Bismillah

Seseorang yang akan membekam pasien harus mempersiapkan dirinya sendiri agar jangan sampai terjadi “malpraktek bekam” yang disebabkan oleh “human error” dikarenakan kelalaian dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit dan seluk beluk bekam itu sendiri. Adapun bentuk persiapannya adalah sebagai berikut :
  1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhaanahu wata’ala dengan senantiasa mengikuti majelis ilmu, mempelajari aqidah dan tauhid, akhlak, adab, fiqih serta ilmu-ilmu yang bermanfaat untuk dirinya. Mengikhlaskan keyakinan bahwa kesembuhan hanyalah milik Allah Subhaanahu wata’ala.
  2. Mempelajari cara mendiagnosis penyakit dan patofisiologisnya (penyebab, mekanisme, kemungkinan terapi, dan efek yang mungkin akan timbul akibat penyakit tersebut) serta mempelajari prosedur sterilisasi peralatan yang akan digunakan.
  3. Mempelajari ilmu bekam (hijamah) secara professional.
  4. Menjaga kesehatan, berwudhu dan berdo’a jika akan membekam.
  5. Mempersiapkan peralatan dan sarana yang diperlukan untuk bekam.
Untuk memperoleh hasil bekam yang maksimal maka diperlukan langkah-langkah sistematis agar  bi idznillah didapatkan kesembuhan yang lebih baik:

Langkah pertama : Mendata Pasien dan Melakukan Anamnesis (Wawancara)
Catatan data pasien sangatlah penting untuk merekam identitas, diagnosis penyakit, terapi yang sudah diberikan serta mengetahui perkembangan penyakitnya. Data yang perlu dicatat antara lain adalah :
  1. Identitas pasien, meliputi : Nama lengkap, umur, jenis kelamin, alamat dan status perkawinan.
  2. Identitas keluarga, meliputi : kedudukan dalam keluarga, pekerjaan dan alamat tinggal. Beberapa penyakit berkaitan erat dengan pekerjaan/lokasi pemukiman.
Buatlah data pasien tersebut dalam suatu kertas khusus (status pasien) dan Register Pasien yang ditempatkan di rak agar memudahkan apabila pasien tersebut control atau melanjutkan terapi. Buatlah kartu dan nomor registrasi pasien sehingga dapat tertata dengan baik.
Tujuan melakukan anamnesis (wawancara) adalah untuk mengetahui maksud pasien berobat, serta mendalami penyakit dan keluhan yang dialami. Anamnesis yang benar dan lengkap sudah dapat mendiagnosis penyakit sampai 80 %. Apa saja yang kita tanyakan ?
  1. Keluhan utama, yakni keluhan yang menyebabkan seseorang berobat untuk dibekam. Misalnya sakit kepala,
  2. Keluhan tambahan (keluhan penyerta), yakni keluhan lain yang mengiringi keluhan utama tersebut, seperti keluhan sakit kepala tersebut disertai kaku di leher, mata kabur dan sebagainya.
  3. Riwayat penyakit dahulu, yakni penyakit yang masih berkaitan dengan keluhan sekarang, seperti 2 tahun yang lalu pernah jatuh dan kepala terbentur, atau keluhan sakit kepala serupa disertai dengan hipertensi, dan lain-lain. Begitu juga riwayat alergi dan penyakit-penyakit yang diturunkan seperti diabetes juga ditanyakan.

Langkah kedua : Melakukan pemeriksaan dan menentukan Diagnosa penyakit
Pemeriksaan ini berguna untuk membuktikan apa yang dikeluhkan pasien tersebut sesuai dengan kelainan fisik yang ada. Adakalanya pasien mengeluhkan sesuatu tetapi tidak ditemukan kelainan fisik apapun dan begitu juga sebaliknya. Pemeriksaan fisik tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Pemeriksaan Umum, meliputi : tekanan darah, nadi, temperatur  tubuh, pernafasan, lidah iris (iridology), telapak tangan (palmistry) dan lain-lain. Yang terpenting adalah bisa mengetahui penyakitnya, boleh dengan cara diagnosis medis maupun secara tradisional atau gabungan keduanya.
  2. Inspeksi (Pengamatan), pendengaran dan penciuman dari organ yang dikeluhkan pasien. Perhatikan perubahan warna kulit, bentuk, tekstur atau perubahan lainnya yang kasat mata. Amati pula ekspresi wajah, bentuk dan sikap serta cara berjalan pasien.
  3. Palpasi (Perabaan, penekanan) atau perkusi (pengetukan) disekitar tubuh yang mengalami keluhan. Periksalah apakah terdapat benjolan keras/lunak, atau dengan penekanan apabila terasa sakit menunjukan penyakitnya termasuk hiper (kelebihan fungsi) dan jika dengan penekanan pasien merasa enak berarti penyakitnya termasuk hipo (kekurangan fungsi). Begitu juga dengan pengetukan pada organ apakah terjadi perubahan, seperti paru-paru yang seharusnya berbunyi sonor, pada kondisi tertentu berubah menjadi pekak karena terdapat tumor paru-paru. Terkadang kita perlu menggerakkan bagian tubuh yang sakit, apakah terdapat keterbatasan gerak pada tangan/kaki, kekakuan, nyeri ketika digerakkan dan lain-lain.
  4. Auskultasi, yakni pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop untuk mengetahui adanya kelainan pada rongga dada (jantung dan paru-paru) serta rongga perut (lambung, usus, dll).
  5. Jika diperlukan lakukanlah pemeriksaan penunjang, seperti laboratorium darah, urin dan tinja, rontgen (radiologi), EKG, CT-Scan, MRI dan sebagainya.
Setelah diketahui keluhannya melalui anamnesis dan telah dilakukan pemeriksaan maka dapat diambil kesimpulan mengenai penyakit yang dialami oleh pasien (diagnosa). Diagnosa penyakit ini sebagai modal dasar untuk menentukan langkah selanjutnya mengenai jenis terapi apa yang cocok dilakukan, titik bekam mana yang akan dipilih serta herbal penunjang apa yang memang diperlukan.

Langkah ketiga : Menentukan Titik Bekam
Dalam menentukan titik bekam terdapat beberapa versi (madzhab) ada yang berdasarkan lokasi keluhan, berdasarkan titik akupuntur dan ada yang mendasarkan pada anatomi dan patofisiologi organ yang bermasalah. Sampai sekarang belum ditemukan kata sepakat diantara beberapa madzhab tersebut, penulis sendiri bermadzhab pada titik bekam yang didasarkan pada anatomi dan patofisiologi organ yang bermasalah.
  1. Dalam memilih titik bekam ini, maka tidak perlu memakai banyak titik. Sebab titik bekam yang banyak belum tentu lebih baik dan efektif dibanduingkan dengan satu titik. Selain itu banyak titik akan menimbulkan rasa sakit yang lebih banyak. Kami menyarankan untuk membatasinya maksimal sampai 7 titik.
  2. Ada sekitar 12 titik utama yang disebutkan dalam hadits (disebut titik bekam nabi), selebihnya merupakan pengembangan dari itu. Diantaranya adalah Titik di kepala (Ummu Mughits, Qomahduwah, Yafukh, Hammah, dzuqn, udzun), Leher dan punggung (Kaahil, al-akhda’ain, alkatifain, naqroh,munkib), kaki (Wirk, Fakhd, Zhohrul qodam, iltiwa’) dan lain sebagainya. (Keterangan : penjelasan letak titik bekam dan fungsinya masing-masing InsyaAllah akan kami jelaskan pada edisi yang akan datang)
  3. Beberapa titik yang terlarang untuk dilakukan bekam adalah : (a). Pusat kelenjar limfa atau getah bening di leher samping bawah telinga kanan dan kiri (limfonodi servikalis), di ketiak kanan dan kiri (limfonodi axillaris), dan dilipatan selangkangan kanan dan kiri (limfonodi inguinalis), (b). Otak kecil bagian bawah (akhir tengkorak belakang bagian bawah), (c). leher depan di bagian tenggorokan. (d). ulu hati (e). lubang alami seperti pusar, dubur, putting payudara, telinga, dll (f). lutut belakang, depan dan samping (g).terlalu dekat dengan  mata (h). perut dan pinggang wanita hamil (i).tepat pada varises, tumor/kanker, dan bagian yang bengkak pada kasus gout/asam urat.


Langkah keempat : Mempersiapkan peralatan dan Pasien
1.    Mempersiapkan peralatan bekam dan ruangan
Yang paling utama adalah menyiapkan agar alat-alat yang digunakan bisa steril mengingat banyak penyakit yang dimungkinkan untuk menular melalui perantaraan alat bekam seperti pasien hepatitis dan HIV-AIDS.
  1. Alat yang digunakan adalah : kop/gelas bekam dan handpump (pompa), pisau bedah, bisturi, skapel, klem, kain duk, sarung tangan, masker wajah,mangkok/cawan, nampan, tempat sampah, meja, kursi dan bed periksa. Jika memungkinkan diusahakan memiliki tabung oksigen untuk mengantisipasi apabila terjadi pingsan/syok.
  2. Bahan yang digunakan adalah : kassa steril, iodine,desinfektan, larutan H2O2, minyak zaitun dan minyak habbatussauda’.
  3. Untuk mensterilkan alat-alat yang digunakan tersebut maka setelah dicuci dan dibersihkan lalu dimasukkan kedalam sterilisator. Yang umum digunakan adalah dengan teknologi pemanasan dan ozone.
  4. Pisau bedah, sarung tangan, masker wajah hanya boleh digunakan sekali pakai, setelah selesai satu pasien maka langsung dibuang.
  5. Ruangan harus bersih, cukup penerangan, cukup ventilasi dan aliran udara serta tidak pengap. Dilarang menggunakan kipas angin di ruangan pada saat dilakukan bekam. Jangan melakukan bekam di tempat terbuka, tempat yang berdebu atau persis dibawah blower AC.
  6. Tidak boleh menggunakan jarum, silet, gelas minum/bekas botol, tanduk, tissue dan kain lap untup melakukan bekam. Walaupun tampak bersih namun peralatan tersebut bukan merupakan peralatan standar medis untuk suatu tindakan bedah minor seperti bekam.
  7. Disarankan setiap pasien memiliki kop bekam sendiri. Bagi penderita HIV-AIDS (ODHA), hepatitis (sakit kuning), pecandu narkoba dan penyakit menular lainnya wajib memiliki peralatan bekam sendiri dan tidak boleh digunakan pasien lain walaupun sudah disterilkan.

2.    Mempersiapkan pasien
Pasien perlu dipersiapkan terlebih dahulu baik secara fisik maupun mental. Pasien perlu mendapatkan penjelasan mengenai dasar pengobatan bekam (hijamah) sebagai tehnik pengobatan yang dituntunkan Rosulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam, cara membekam, manfaat, efek samping yang mungkin terjadi baik ketika sedang dibekam maupun setelahnya, kontraindikasi (pantangan) bekam, serta proses kesembuhan dan yang lainnya.

  1. Pasien diberikan support agar tidak gelisah dan takut  terutama bagi yang baru pertama kali dibekam. Berikanlah penjelasan bahwa bekam tidaklah sakit dan agar lebih tenang bimbinglah ia agar berdo’a memohon kekuatan dan kesembuhan hanya kepada Allah Subhaanahu wata’ala serta berwudhulah terlebih dahulu.
  2. Bagian tubuh yang akan dibekam sebaiknya ditutup dengan kain duk steril yang berlubang di bagian tengahnya sehingga bekam cukup dilakukan di daerah tersebut sedangkan bagian lainnya ditutup dengan kain agar pasien merasa nyaman dan tidak “risih”. Misalnya jika bekam dilakukan didaerah paha, maka bagian paha kebawah (kaki) hendaknya ditutup dengan selimut, jika dilakukan didaerah dada maka perut kebawah juga di tutup.
  3. Disiapkan minuman air putih, madu atau sari kurma untuk pasien, karena terkadang ketika sedang dibekam pasien merasa haus dan untuk mengantisipasi jika pasien merasa lemas.
  4. Bagi pasien yang baru pertama kali dibekam cukup dengan 1-2 titik bekam.
  5. Pasien wanita harus ditangani oleh ahli bekam wanita dan pasien laki-laki oleh laki-laki. Untuk menjaga aurat maka hindari membuka bagian tubuh yang tidak perlu.
  6. Posisi pasien dan ahli bekam harus nyaman agar pasien lebih rileks dan bagi yang membekam bisa lebih mudah dan optimal dalam mencapai titik-titik yang akan dibekam.
f.1. Posisi berbaring miring; untuk membekam  titik pada bagian samping kaki atau tungkai.
f.2. Posisi terlentang; untuk membekam titik pada daerah muka, leher, dada, perut dan tungkai depan.
f.3. Posisi telungkup; untuk membekam titik di tengkuk, punggung, pinggang dan tungkai bagian belakang.
f.4. Posisi duduk di kursi dengan kepala menengadah dan kepala bagian belakang bersandar pada sandaran kursi; untuk membekam wajah, kepala, dagu dan leher bagian depan.
f.5. Posisi duduk di kursi dan meletakkan kedua tangannya di meja sambil menopang dagu ; untuk membekam kepala dan wajah.
f.6. Posisi duduk di kursi dengan kedua lengan lurus kedepan dan diletakkan diatas meja ; untuk membekam daerah tangan dan lengan, tengkuk, leher samping, bahu, punggung dan pinggang.
f.7. Posisi duduk di kursi dengan kepala telungkup miring diatas meja; untuk membekam titik di samping kepala dan wajah serta leher bagian samping.
Sebenarnya kapan saja anda dibekam maka tidak menjadi masalah, akan tetapi untuk dan mengurangi efek samping maka disarankan anda makan 3-4 jam sebelum di bekam, karena jika perut anda kosong (puasa) terkadang menyebabkan pusing/lemas.
Sebaliknya apabila anda dalam kondisi perut penuh makanan atau hanya berselang 1 jam setelah makan kemudian anda dibekam maka beberapa pasien mengeluh mual atau muntah. Hindari berjima’ sebelum bekam, apalagi sesudahnya karena akan menguras banyak energi.

Langkah kelima : Melakukan Bekam
Berikut adalah tehnik bekam yang menggunakan metode sayatatan (syartoh) sebagaimana dalam hadits dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, Rosulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam  bersabda : “Kesembuhan itu ada dalam tiga hal; yaitu minum madu, syartoh(sayatan) alat bekam, dank ay. Namun aku melarang ummatku melakukan kay” (Riwayat Bukhari dalam Ath-Thibb No.5680 dan 5681 Bab III : Asy-Syifa’ fii Tsalaatsin).
  1. Mulai dengan do’a dan mensterilkan bagian tubuh yang akan dibekam dengan desinfektan (misalnya. Iodin)
  2. Dilanjutkan dengan penghisapan kulit menggunakan “kop/gelas” bekam, kekuatan penghisapan pada setiap pasien berbeda-beda. Lama penghisapan selama 5 menit, tindakan ini sekaligus berfungsi sebagai Anestesi (pembiusan) lokal. Diutamakan mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan dan jangan melakukan penghisapan lebih dari 4 titik bekam sekaligus.
  3. Dengan menggunakan pisau bedah standar kemudian dilakukan syartoh /penyayatan (jumlah sayatan 5-15 untuk satu titik tergantung diameter kop yang dipakai, panjang sayatan 0,3-0,5 cm, tipis dan tidak boleh terlalu dalam, dilakukan sejajar dengan garis tubuh). Salahsatu tanda bahwa sayatannya baik adalah sesaat setelah disayat, kulit tidak mengeluarkan darah akan tetapi setelah disedot dengan alat maka darahnya baru keluar.
  4. Lakukan penghisapan kembali dan biarkan “darah kotor” mengalir di dalam kop selama 5 menit.
  5. Bersihkan dan buang darah yang tertampung dalam kop dan jika perlu bisa lakukan penghisapan ulang seperti tadi. Tidak boleh dilakukan pengulangan sayatan.
  6. Bersihkan bekas luka dan oleskan minyak habbatus sauda yang steril. Umumnya bekas bekam akan hilang setelah 2-5 hari.
  7. Ucapkan Alhamdulillah dan rasakan keajaiban “mukjizat” medis bekam.
Istirahatlah secukupnya setelah berbekam, lebih baik lagi tidur. Minumlah air putih, madu, sari kurma atau teh manis untuk mempercepat pemulihan. Jika ingin makan, usahakan lebih dari satu jam sesudahnya dan menghindari makan asam, pedas, mie dan minuman bersoda/berkarbonase. Hindari pula untuk melakukan jima’ setelah bekam.
Anda boleh bahkan dianjurkan mandi setelah 2 jam melakukan bekam. Sebaiknya menggunakan air hangat untuk mempercepat proses pemulihan. Hindari untuk menggosok bekas sayatan bekam dengan sabun secara berlebihan karena selain terasa perih juga akan memperlambat proses penyembuhan luka.
Umumnya bekas bekam akan hilang dalam waktu 3 hari sampai 1 minggu setelah bekam tergantung bentuk dan warna yang ditinggalkan. Untuk mempercepat hilangnya lebam bekas bekam maka cukup dikompres dengan air hangat.
Harapan kami bagi yang sedang belajar bekam ataupun sudah ahli  dalam bekam untuk tidak meninggalkan pengobatan medis secara “frontal” atau “membabuta babi” . Sangatlah indah apabila pengobatan bekam (hijamah) dapat bersinergi dengan pengobatan medis modern. (Dikumpulkan dari berbagai sumber oleh dr.Abu Hana)


Rabu, 21 November 2012

KAJIAN ILMIAH DAN LABORATORIUM SEPUTAR HIJAMAH

 subhanallah...... Satu kelompok medis melakukan kajian laboratorium terhadap darah hijamah.Anehnya,mayoritas sel darah merah pada darah bekam telah berusia tua dan abnormal,jumlah sel darah putih relatif terbatas.dengan demikian,seolah-olah hijamah dapat menjaga sel-sel darah yang alami (natural)dan membersihkan sel-sel yang abnormal!

Interferon  Bertambah setelah Hijamah
Seorang dokter berkebangsaan perancis memuji efektivitas hijamah
Prof. Canteil menemukan kenyataan aneh dari kajian laboratoriumnya terhadap darah hijamah dan darah venous pada beberapa individu yang dihijamah.ia menemukan bahwa kemampuan darah putih untuk memproduksi interferon bertambah sepuluh kali lipat setelah di hijamah dibanding kemapuannya untuk memproduksi interferon dalam darah individu-individu yang tidak dihijamah.
Tetapi apa artinya itu?
Interferon merupakan zat prortein yang diproduksi sel-sel darah putih.ia memiliki reaksi yang kuat terhadap virus-virus yang menyerang tubuh.bertambahnya interferon berarti  bertambahnya kekebalan tubuh terhadap penyakit dan infeksi.zat ini (interferon) digunakan dalam bentuk sintesis untuk menerapi sakit hepatitis virus dan penyakiat AIDS.
(DR.Aiman Al Husaini, dalam buku BEKAM Mukjizat Pengobatan Nabi SAW)

Sabtu, 20 Oktober 2012

PENTINGNYA PENGETAHUAN HIJAMAH

  Gambar diatas memperlihatkan kepada kita bahwa telah terjadinya malapraktik hijamah, karena kemungkinan besar melakukan pengekopan dalam jumlah yang banyak sehingga terjadilah munculnya bula extracel ( penggelembungan cairan dalam medio hijamah) yang itu merupakan bagian dari mal praktik hijamah yang sering terjadi, karena minimnya pengetahuan tentang hijamah.  
            Di Indonesia hijamah pada umumnya di kembangkan oleh para ahli pengobatan tradisional yang sebagian besar dari meraka belum pernah mengenyam pendidikan medis.pendidikan hijamah  hanya didapatkan dari pelatihan pelatihan yang diadakan lembaga tertentu.Belum ada fakultas kedokteran  di Indonesia yang memasukkan hijamah salah satu bagian dari kurikulum pendidikannya. Berbeda  dengan  Negara lain seperti  Malayasia,cina, Amerika, Mesir,jerman, dan beberapa Negara lainnya yang telah memasukkan hijamah pada kurikulum sebagian  fakultas  kedokteran di sana.
   Sebagian besar lembaga yang menyelenggarakan pelatihan hijamah di Indonesia hanya membatasi pengajaran pada hal hal yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan hijamah saja,tidak disertai mekanisme penyembuhan dari tinjauan  ilmiah yang terkandung di dalam pengobatan hijamah. Hal ini tidak lain memang karena masih kurang nya pengetahuan tentang hijamah.Ada lembaga yang berusaha menyampaikan sedikit hipotesis tentang hijamah, namun sangat sulit diterima oleh masyarakat awam bahkan terkesan di buat buat.padahal dari hari kehari, masyarakat semakin keritis.
     Sebetulnya hijamah telah diterima dengan baik oleh kebanyakan  kaum muslimin di Indonesia dari kalangan non medis, bahkan tanpa diberikan penjelasan ilmiah sekalipun.Meskipun demikian,ada pula yang memandang hijamah sebagai metode pengobatan tradisional  yang tidak steril dan tidak  ilmiah.Mereka belum melirik  pengobatan hijamah karena cenderung menghindari sesuatu  yang menurut mereka  masih belum jelas dan masih memilih pengobatan yang sudah jelas mekanismenya,  walaupun metode pengobatan ini merupakan bagian dari pengobatan islam.
     Ketidak seragaman prosedur pembekaman di Indonesia menjadi salah satu penyebab  sulitnya hijamah ini diterima secara luas oleh masyarakat,terutama dari kalangan medis.
   Berkaitan dengan kenyataan di atas, pengetahuan para praktisi  hijamah khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang mekanisme  atau tinjauan ilmiah hijamah sangat terbatas. Pengetahuan yang berkembang saat ini sebagian besar terbatas pada teori teori  yang disampaikan oleh ahli pengobatan tradisional.sehingga,sangat diperlukan suatu usaha dalam menjelaskan  rahasia  ilmiah yang terkandung  dalam terapi hijamah.
     Isu lain yang penting di perhatikan adalah tentang keamanan  pengobatan dengan hijamah.dalam hal ini yang perlu di perhatikan adalah kondisi kondisi yang merupakan kontra indikasi dari dilakukannya tindakan hijamah. Sehingga apabila ditemukan kondisi kondisi tersebut pada diri seseorang, maka tidak boleh dilakukan tindakan hijamah kepadanya. Pengetahuan tentang anatomi  dan fisiologi manusia  juga sangat penting dalam menentukan titik-titik mana yang boleh atau tidak boleh dilakukan tindakan hijamah. Salah satu sebab malpraktek dalam tindakan hijamah antara lain kesalahan dalam memahami  penentuan titik bekam ini,sehingga  dapat berakibat  fatal bagi pasiennya, seperti kelumpuhan atau akibat lainnya.pengetahuan ini juga penting untuk menentukan titik terbaik  untuk  jenis penyakit tertentu,sehingga masing masing  penyakit mungkin memiliki titik bekam  tertentu yang efektif dan berbeda dengan jenis penyakit lainnya.
  Selain itu, yang harus diperhatikan juga adalah efek samping yang mungkin muncul akibat terapi hijamah.Diantara hal-hal yang tidak di inginkan terkait dengan terapi hijamah antara lain anemia  depisiensi besi,infeksi local, dan kemungkinan penyebaran penyakit yang menular melalui darah seperti hepatitis  B,hepatitis C,dan  HIV /AIDS.
     Sebagai mana dalam penjelasan sebelumnya , hijamah dapat menurunkan kadar besi dalam darah.Oleh karena itu harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh terutama pada kelompok  yang rentan terhadap  anemia defisiensi besi,misalnya anak-anak  dalam usia pertumbuhan dan wanita pada usia subur, agar tindakan hijamah  yang dilakukan tidak sampai menurunkan kadar besi dalam darah secara berlebihan.karena besi merupakan komponen yang di perlukan untuk menyusun  hemoglobin,yang berfungsi membawa oksigen dalam darah.dalam hal ini,yang perlu diperhatikan adalah frekuensi  pembekaman  dan volume darah yang di keluarkandalam setiap proses pembekaman.anemia defisiensi  besi (ADB) bukan masalah yang sepele,karena ADB bertsnggung jawab pada + 90% kasus anemia pada anak-anak.
      Infeksi local juga masalah yang harus diperhatikan oleh setiap juru bekam.bagaimanapun, tindakan  invasif terhadap bagian tubuh,apalagi dengan jarum atau pisau beda,memiliki resiko infeksi yang tidak kecil.apalagi,jika infeksi yang diperoleh berasal dari virus yang mematikan seperti virus hepatitis B,hepatitis C,dan virus HIV. Kabir et al.(2006) yang melakukan penelitian di iran melaporkan bahwa hijamah merupakan salah satu  sumber tranmisi (penularan) virus hepatitis C selain tranfusi darah, penggunaan obat-obatan terlarang melalui jarum suntik (intravenous Drug Usel/IVDU),kontak seksual, cuci darah (Hemodialisis), dan factor –faktor lainnya. Pada penelitian ini, dari  1356 pasien yang diketahui mengidap virus hepatitis C,30 orang(22,2%) diantaranya tertular  Virus tersebut  melalui hijamah. Penilitian diiran lainnya  yang dilakukan oleh Sali et al.(2005) melporkan bahwa hijamah yanh merupakan salah satu factor risitranmisi virus hepatitis B. pada penelitian ini, dari 500 orang pasien yang positif  terinfeksi  virus hepatitis B (HBSAg positip), 34 orang (6,8%) di antaranya tertular  virus  tersebut  melalui hijamah.
       Infeksi virus Hepatitis C merupakan infeksi yang berbahaya karena kemung kinan adanya komplikasi serius seperti sirosis hati, gagal hati (liver failure), dan kanker hati (karsinoma hepatoseluler).infeksi virus Hepatitis C merupakan penyebab utama penyakit hati  kronik,karsinoma  hepatoseluler, dan penyebab utama yang menyebabkan seorang pasien membutuhkan tranplantasi hati.
      Kita tidak dapat menutup kemungkinan bahwa pasien yang di hijamah itu bebas dari virus-virus tersebut karena dewasa ini jumlah orang yang terinfeksi virus tersebut semakin meningkat.kita tidak hanya mengandalkan penjelasan pasien atau percaya begitu saja bahwa dia mengaku tidak terinfeksi  virus-virus tersebut.karena bisa saja dia tidak menyadari  bahwa dirinya sedang di gerogoti  oleh virus tersebut,akan tetapi pada saat ini belum menimbulkan gejala. Karena infeksi  akut irus hepatitis  C misalnya,biasanya bersifat asimtomatik  ( tidak menimbulkan gejala ),dan meskipun system pertahanan tubuh kadang kadang bisa membasmi virus tersebut ,+ 85 % pasien berlanjut menjadi infeksi virus Hepatitis C kronik,oleh karena begitu  bahanya hal ini , maka sterilisasi alat-alat hijamah merupakan satu hal yang tidak bisa di tawar-tawar lagi. Sterilitas tidak hanya mencakup jarum yang sekali buang, tetapi juga mencakup sterilisasi mangkuk(kop) yang selesai digunakan untuk membekam. Yang perlu diperhatikan adalah juru bekam juga memiliki resiko yang sama untuk tertular pelbagai jenis virus tersebut, tidak hanya pasiennya saja. Dengan adanya kemungkinan-kemungkinan tersebut, perlu dipertimbangkan juga apakah pasien harus menjalani beberapa pemeriksaan laboratorium tertentu lebih dahulu sebelum diterapi dengan hijamah.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              

Jumat, 16 Maret 2012

Pengobatan dengan Hijamah/bekam

 Pengertian Hijamah
Al-hijamah (istilah arab untuk bekam)secara bahasa berarti menghisap.perkataan orang arab,"Hajama ash-shabiyyu tsadya ummihi."berarti."bayi itu menghisap susu ibunya."adapun tukang bekam disebut sebagai hajjam.sedangkan alat bekam,baik alat untuk menghisap darah,untuk mengumpulkan darah ,maupun insisi/menyayat dalam proses pembekaman disebut sebagai al-mihjam atau almihjamah.
   kesimpulannya,depinisi hijamah menurut bahasa ialah ungkapan tentang kegiatan menghisap darah yang diawali dengan insisi/penyayatan kulit dengan surgical blade/pisau bedah dan mengeluarkannya dari pemukaan kulit,yang kemudian di tampung di dalam gelas (al-mihjam),dan menyebabkan pemusatan serta penarikan darah disana.